Posts

Review Jurnal: Implementasi Samba Server Sebagai Solusi Layanan File Sharing Berbasis Metode PPDIOO

Rahmat Falah Habbiby

 


REVIEW JURNAL

 

Identitas Jurnal

Judul                                       : Implementasi Samba Server Sebagai Solusi Layanan File

                                                  Sharing di MTsS Lam Ujong Berbasis Metode PPDIOO

Penulis                                    : Audi Amrullah

Jurnal                                     

Jurnal Sistem Informasi TGD

Volume 4, Nomor 5

September 2025

Halaman 1174–1185

 FILE

 

A.    Latar Belakang

Jurnal ini membahas penerapan Samba Server sebagai solusi layanan file sharing di lingkungan pendidikan, khususnya di Laboratorium Komputer MTsS Lam Ujong. Penelitian dilatarbelakangi oleh masih digunakannya media penyimpanan eksternal (flashdisk) sebagai sarana pertukaran data antara guru dan siswa. Cara tersebut memiliki berbagai kelemahan, seperti risiko penyebaran virus, kehilangan data, kerusakan media penyimpanan, serta rendahnya efisiensi dalam proses distribusi materi pembelajaran. Penulis mengusulkan implementasi Samba Server berbasis Linux dengan pendekatan metode PPDIOO untuk membangun layanan berbagi file yang lebih aman, terpusat, dan mudah diakses.

 

            Analisis:

Latar belakang yang disampaikan cukup relevan dengan kebutuhan sekolah yang sedang melakukan transformasi digital. Penulis berhasil menghubungkan permasalahan nyata di lapangan dengan solusi teknologi yang tepat. Namun, uraian mengenai dampak kuantitatif dari permasalahan (misalnya frekuensi kehilangan data atau waktu distribusi materi sebelum implementasi) belum disampaikan sehingga urgensi penelitian belum sepenuhnya tergambar.

 

B.    Tujuan Penelitian

Penelitian bertujuan:

1.     Mengimplementasikan Samba Server sebagai layanan file sharing.

2.     Menggantikan metode pertukaran data manual.

3.     Meningkatkan efisiensi distribusi file.

4.     Mendukung pembelajaran berbasis digital.

5.     Menerapkan metode PPDIOO dalam implementasi infrastruktur jaringan.

 

 

 

Analisis:

Tujuan penelitian disusun secara jelas dan selaras dengan latar belakang. Fokus penelitian lebih menekankan implementasi dibandingkan evaluasi performa sistem.

 

C.    Rumusan Masalah

Walaupun tidak ditulis secara eksplisit, rumusan masalah yang dapat diidentifikasi adalah:

1.     Bagaimana membangun layanan file sharing menggunakan Samba Server?

2.     Bagaimana penerapan metode PPDIOO dalam implementasi jaringan?

3.     Apakah Samba Server mampu meningkatkan efektivitas pertukaran data di sekolah?

Rumusan ini konsisten dengan tujuan penelitian.

 

D.    Kajian Literatur

Penulis mengulas beberapa penelitian terdahulu mengenai implementasi Samba Server di kantor, universitas, dan sekolah, kemudian mengidentifikasi celah penelitian, yaitu belum adanya penerapan Samba Server berbasis metode PPDIOO pada sekolah menengah serta belum banyak penelitian yang melibatkan guru dan siswa sebagai pengguna akhir.

            Kelebihan

-       Menggunakan beberapa referensi relevan.

-       Menjelaskan research gap secara sistematis.

Kekurangan

-       Sebagian besar referensi masih berasal dari tahun 2020–2022.

-       Belum membandingkan dengan teknologi file sharing modern seperti Nextcloud atau ownCloud.

 

E.    Metodologi Penelitian

Metode yang digunakan adalah PPDIOO (Prepare, Plan, Design, Implement, Operate, Optimize). Tahapan meliputi analisis kebutuhan, perencanaan jaringan, perancangan topologi, implementasi Ubuntu dan Samba Server, pengoperasian sistem, serta optimalisasi layanan. Penelitian juga menggunakan observasi dan wawancara untuk memperoleh kebutuhan sistem.

 

Analisis:

Metode PPDIOO sesuai untuk implementasi infrastruktur jaringan karena memberikan alur kerja yang sistematis. Namun, jurnal tidak menjelaskan secara rinci instrumen wawancara, jumlah responden, ataupun teknik analisis data sehingga aspek metodologis masih dapat diperkuat.

 

F.    Implementasi Sistem

Implementasi dilakukan menggunakan Ubuntu Desktop 24.04.2 LTS dan Samba Server. Tahapan yang dijelaskan meliputi:

 

-       Instalasi Ubuntu.

-       Instalasi paket Samba.

-       Pembuatan direktori berbagi.

-       Pengaturan hak akses.

-       Konfigurasi smb.conf.

-       Penambahan akun pengguna Samba.

-       Restart layanan.

-       Konfigurasi firewall.

-       Pengujian akses dari komputer klien.

Analisis

Bagian implementasi menjadi kekuatan utama jurnal karena menyajikan langkah-langkah teknis yang cukup rinci dan mudah diikuti. Konfigurasi dasar Samba juga dijelaskan sehingga dapat dijadikan referensi praktikum.

 

G.   Hasil Penelitian

Hasil implementasi menunjukkan bahwa:

-       Folder bersama dapat diakses melalui jaringan lokal.

-       Proses unggah dan unduh file berjalan lancar.

-       Server tetap stabil ketika digunakan beberapa pengguna secara bersamaan.

-       Guru dan siswa dapat memanfaatkan sistem untuk berbagi materi pembelajaran.

 

Analisis

Hasil penelitian menunjukkan keberhasilan implementasi, tetapi masih bersifat deskriptif. Tidak terdapat pengukuran kuantitatif seperti:

-       kecepatan transfer data,

-       waktu respons server,

-       penggunaan CPU/RAM,

-       throughput jaringan,

-       latency,

-       maupun perbandingan performa sebelum dan sesudah implementasi.

Penambahan data kuantitatif akan memperkuat validitas hasil.

 

H.   Pembahasan

Penulis menyimpulkan bahwa Samba Server efektif menggantikan metode pertukaran data menggunakan flashdisk dan mampu mendukung pembelajaran digital. Sistem dinilai stabil serta mudah digunakan di lingkungan sekolah.

 

Analisis

Pembahasan telah menjawab tujuan penelitian, tetapi masih terbatas pada keberhasilan implementasi. Akan lebih kuat apabila disertai analisis terhadap:

 

-       aspek keamanan,

-       skalabilitas,

-       biaya implementasi,

-       kebutuhan pemeliharaan,

-       dan keterbatasan sistem.

 

I.      Kelebihan Jurnal

-       Mengangkat permasalahan nyata di lingkungan pendidikan.

-       Menggunakan pendekatan PPDIOO yang terstruktur.

-       Menjelaskan tahapan implementasi secara rinci.

-       Memanfaatkan perangkat lunak open source sehingga ekonomis.

-       Menyediakan dokumentasi implementasi di lapangan.

-       Relevan sebagai referensi pembelajaran jaringan komputer.

-       Bahasa yang digunakan relatif mudah dipahami.

 

J.     Kekurangan Jurnal

-       Evaluasi performa belum menggunakan parameter kuantitatif.

-       Tidak terdapat analisis keamanan secara mendalam.

-       Tidak dilakukan pengujian beban (stress test) dengan banyak klien.

-       Belum membandingkan Samba Server dengan solusi file sharing lain.

-       Diagram topologi jaringan masih sederhana.

-       Analisis statistik hasil penelitian belum tersedia.

-       Pembahasan mengenai keterbatasan penelitian masih minim.

 

K.   Kontribusi Penelitian

Penelitian memberikan kontribusi praktis berupa model implementasi Samba Server berbasis metode PPDIOO yang dapat diterapkan di sekolah sebagai alternatif layanan file sharing berbiaya rendah. Selain itu, penelitian ini memperlihatkan bagaimana teknologi open source dapat mendukung transformasi digital dalam proses pembelajaran.

 

L.    Saran Pengembangan

Untuk penelitian selanjutnya disarankan:

-       melakukan benchmarking performa Samba Server,

-       mengukur throughput dan latency,

-       menguji keamanan autentikasi,

-       membandingkan dengan Nextcloud, ownCloud, atau solusi NAS,

-       menambahkan integrasi LDAP atau Active Directory,

-       mengimplementasikan backup otomatis,

-       mengembangkan sistem berbasis cloud atau hybrid cloud,

-       serta melakukan pengujian pada skala pengguna yang lebih besar.


M.  Kesimpulan Review

Secara keseluruhan, jurnal ini memiliki kualitas yang baik sebagai penelitian implementatif di bidang jaringan komputer. Permasalahan yang diangkat relevan dengan kebutuhan digitalisasi sekolah, metodologi yang digunakan sesuai dengan tujuan penelitian, dan implementasi dijelaskan secara sistematis. Keterbatasan utama terletak pada kurangnya evaluasi kuantitatif dan analisis mendalam terhadap performa serta keamanan sistem. Meskipun demikian, penelitian ini tetap memberikan kontribusi praktis yang bermanfaat bagi institusi pendidikan yang ingin membangun layanan file sharing berbasis open source dengan biaya yang efisien.

Post a Comment